UHALc. Tafsir Al-Qur'an
Universitas Al-Azhar, Kairo — 2004
Pendiri gerakan Pemuda Hijrah yang hadir di tengah komunitas skate, BMX, punk, dan geng motor. Islam dibawa dengan bahasa yang dekat, jujur, dan tidak menggurui — menyentuh jutaan pemuda yang belum merasa butuh agama.
Lahir di Aceh dan dibesarkan dengan pendidikan Al-Qur'an sejak kecil, perjalanan Hanan Attaki membentang dari pesantren di Banda Aceh hingga Universitas Al-Azhar — salah satu lembaga Islam tertua di dunia.
Kedalaman ilmu yang ia peroleh kemudian ia tuangkan bukan dalam bahasa akademik, melainkan dalam bahasa kehidupan sehari-hari yang dimengerti semua orang.
Anak kelima dari enam bersaudara. Orang tua memperkenalkan Al-Qur'an sejak usia dini. Beberapa kali mengikuti kompetisi tilawah MTQ di daerahnya.
Banda Aceh. Dikenal sebagai murid berprestasi, meraih beasiswa penuh untuk melanjutkan studi ke Mesir.
Kairo, Mesir. Fakultas Ushuluddin, Jurusan Tafsir Al-Qur'an. Salah satu institusi pendidikan Islam paling bergengsi di dunia.
Dakwah berbasis komunitas yang hadir di lingkungan pemuda yang jauh dari masjid konvensional — skate park, jalanan, komunitas hobi.
Dakwah bukan tentang siapa yang paling keras bersuara, tapi siapa yang paling dekat dengan hati.
— Hanan AttakiBukan hafalan fiqih yang kaku, melainkan kehidupan nyata yang disentuh cahaya Islam — disampaikan dengan bahasa yang akrab di telinga generasi muda.
Menggunakan idiom dan gaya bicara yang akrab di telinga anak muda, tanpa mengorbankan kedalaman makna dan substansi ilmu.
Hadir di tengah komunitas skate, BMX, punk, dan geng motor. Islam dibawa ke tempatnya, bukan menunggu mereka datang ke masjid.
YouTube, Instagram, dan podcast sebagai mimbar baru yang menjangkau jutaan orang setiap pekan tanpa batas geografis.
Rezeki, jodoh, sabar, doa, kegagalan — hal-hal yang dirasakan semua orang, disentuh dengan perspektif Qur'ani yang membumi.
© 2026 Hanan Attaki · Dikelola oleh PT. Inspirasi Harapan Pemuda